Ini kelebihan, itu kekurangan #CeritaBryan5

Saya adalah salah satu scriptwriter untuk kelompok ini, walaupun cerita yang saya tulis hanyalah beberapa bagian saja. Namun paling tidak, saya bisa merasakan ketegangan dalam membangun cerita tersebut. Walaupun menjadi penulis, peran yang lebih cocok menggambarkan saya adalah editor. Hampir semua yang kurang pas ujung-ujungnya disampaikan kepada saya dan diminta untuk memperbaiki menjadi cerita yang lebih pas. Jadi, peran saya menjadi editor.

Menjadi editor untuk kelompok ini tidaklah mudah. Banyak sekali yang harus diedit. Kebanyakan yang saya lakukan adalah memangkas kata-kata yang digunakan. Iya, ide mereka semua benar-benar segunung, benar-benar wow! Tetapi sayangnya, sulit sekali untuk disampaikan dalam 10 menit. Jadi saya mendapatkan tugas tambahan yaitu mengkompres keseluruhan cerita menjadi 10 menit. Hal yang sangat berat, tetapi cukup menyenangkan.

Di sisi lain, ternyata naskah drama mandarin jauh berbeda dari naskah drama kesaging. Jika naskah kesaging kebanyakan, naskah mandarin justru terlalu kurang. Saya bingung apa yang harus ditambahkan, walaupun akhirnya mereka yang menemukan ide. 

Kesimpulannya, peran editor naskah juga memiliki peran penting dalam pembuatan naskah walaupun sering kali dianggap kurang berkontribusi. Jadi, jangan remehkan mereka yang cuma memberi koreksi. 

 

Baca artikel kesaging lainnya

2 Replies to “Ini kelebihan, itu kekurangan #CeritaBryan5”

  1. Stevanus Adrien Sanjaya says:

    Editor yang bikin film jadi makin bagus dan enak ditonton.
    Ciamik!!!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *